Tricherie

“Aku langsung yah” Dia mengecup keningku, meninggalkanku termenung di depan rumah sementara suara motornya menderu menjauh. Biasanya dia akan meminta segelas air dingin lalu bercanda betapa jauhnya rumahku. Aku masuk ke dalam rumah sambil mengingat apa yang terjadi sampai dia berlalu begitu cepat.

Kami sedang duduk di cafe setelah menonton film, selama nonton perhatiannya terbelah antara HP dan kilasan gambar di depan matanya. Begitupun saat ini, dia berkali-kali melihat HP-nya, mengetik dengan senyum di bibirnya, lalu lupa aku sedang bercerita apa. Kata “Maaf…maaf…kamu lagi cerita apa tadi?” terdengar berulang kali sampai akhirnya aku diam. Kejadian ini bukan hanya hari ini saja, tetapi sudah berulang kali. Sampai ketika ice cream datang dan dia melihat sesuatu di HP-nya yang membuatnya buru-buru mengajakku pulang dan melupakan dessert favoritnya.

I’m not jealous, aku hanya tidak suka saat dia terlihat menutupi sesuatu. Aku percaya padanya. Tapi……

Aku menghembuskan nafas mengingat semuanya sambil mencari HP di dalam tas. Hari ini harus ditutup dengan curhat kepada sahabatku. Setelah bercerita panjang lebar, kalimat pertama yang muncul di layar adalah

“Dia selingkuh!”

“What????”

Read More »

Advertisements

Foto, Kenangan, Impian

Pagi itu tidak seperti biasanya. Aku tetap sibuk membuat teh dan Diva sibuk dengan dunianya sendiri. Tapi yang membuat pagi itu berbeda adalah ucapan Diva berikutnya,

“Aku mau ke Inggris.”

“Buat apa kamu kesana?”

“Tapi aku harus ke Inggris David!”

“Mau apa kamu disana?” Aku mulai kesal karena dia mengungkit Inggris.

“Aku mau ke Trafalgar Square, aku mau menikmati sibuknya orang disana. Aku ingin mendengar suara Big Ben dari dekat seperti Cruella de Vil, juga melihat indahnya London Bridge di malam hari.”

“Aku mau……ke 221b Baker Street. Aku ingin……Aku…Dia…”

“Diva! Kamu serius? Jangan bercanda Diva.” Aku meninggalkan teh di meja dapur dan beranjak ke sampingnya. Bicara Diva mulai melantur.

Read More »

We Are Dekonstruksi :)

Dekonstruksi……dalam ilmu Arsitektur artinya meruntuhkan paradigma, sistem  dan konstruksi materialisme kapitalisme, lalu  menggantinya dengan sistem dan paradigma syari’ah, ya kira-kira begitulah artinya.

Tapi gue nggak akan ngasi kuliah tentang paham dekonstruksi ini. Dekonstruksi yang gue maksud ini adalah sekumpulan anak-anak arsitek Trisakti angkatan 2006. Di kampus gue, setiap angkatannya memiliki nama tersendiri, dan buat angkatan gue…………………..Dekonstruksi

Disaat kita bersama
Diwaktu kita tertawa menangis merenung oleh cinta 
Kucoba hapuskan rasa 
rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku

Lagu ini dulu kami nyanyikan bersama saat pengukuhan. Ya, waktu jaman gue masih jadi anak baru masih ada ospek. Awalnya terasa menyebalkan, melelahkan dan buang-buang waktu. Senior kami waktu itu selalu berkata seperti ini

“Nikmatin masa-masa kaya sekarang. Karena masa-masa yang kaya sekarang yang bakal bikin kalian kangen”

Read More »

Trisakti Hari Ini

Pagi-pagi buka mata, rapiin tempat tidur, nyetel tivi, goyang-goyang dikit, buka twitter alias kepo-kepo timeline

Baru mau update status, eh liat timeline kok banyak yang temanya sama yah…………Trisakti

Ada apa dengan Trisakti hari ini?

Flashback ke beberapa hari yang lalu, banyak berita di twitter kalo tanggal 19 jangan bawa mobil ke kampus, tanggal 19 kampus bakal rusuh, ada berita kalo rektor gue disuruh turun, ribut sama yayasan, bahkan sampe berita kalau ijasah lulusan kemaren nggak sah. Sungguh “keren” kampus gue……..

Dan yang bikin gue melek pagi ini adalah ini

Read More »